Diposkan pada Kesehatan, Kesehatan Masyarakat

Diproteksi: IKK Batch 26 Bambanglipuro

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Iklan
Diposkan pada TULIP

Ristek Dikti di Era Revolusi Industri 4.0

Perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri dunia keempat dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas (borderless) dengan penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas (unlimited), karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang masif sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin. Era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan global. Hal ini diungkapkan Menteri Nasir dalam pembukaan acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 2018 yang digelar di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Medan(17/1).

Menristekdikti di awal sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Rakernas 2018 terasa istimewa karena 3 Menteri Kabinet Kerja turut menghadiri acara pembukaan yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimujono. Menristekdikti mengatakan pada Rakernas 2018 yang mengangkat tema “Ristek Dikti di Era Revolusi Industri 4.0” akan dibahas langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan Kemenristekdikti dalam mengantisipasi perubahan dunia yang kini telah dikuasai perangkat digital.

“Kebijakan strategis perlu dirumuskan dalam berbagai aspek mulai dari kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya, serta pengembangan cyber university, risbang hingga inovasi. Saya berharap dalam Rakernas ini dapat dihasilkan rekomendasi pengembangan iptek dikti dalam menghadapi revolusi industri 4.0. ,” ujar Menteri Nasir.

revolusi industri keempat

Menristekdikti menjelaskan ada lima elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh Kemenristekdikti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0, yaitu:

1. Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic, mengintegrasikan objek fisik, digital dan manusia untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy.
2. Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan. Selain itu, mulai diupayakannya program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning, sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa. Cyber University ini nantinya diharapkan menjadi solusi bagi anak bangsa di pelosok daerah untuk menjangkau pendidikan tinggi yang berkualitas.
3. Persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsive, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, peremajaan sarana prasarana dan pembangunan infrastruktur pendidikan, riset, dan inovasi juga perlu dilakukan untuk menopang kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
4. Terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat.
5. Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi.

Agar dapat mencapai hasil yang diharapkan, Rakernas kali ini menghadirkan pembicara yang akan membagikan pandangan,keahlian maupun pengalaman terkait pengembangan iptek dan pendidikan tinggi di era revolusi industri 4.0. Beberapa pembicara tersebut antara lain Dr. Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI), Dr. Hayat Sindi (Senior Adviser to the IDB President), Prof. Yang Cau Lung (National Taiwan University of Science and Technology), Prof. Jangyoun Cho (Cyber Hankuk University of Foreign Studies (CUFS), Adamas Belva Syah Devara (Founder dan CEO Ruangguru), dan Suyanto (Rektor AMIKOM).

Sumber: ristekdikti.go.id/pengembangan-iptek-dan-pendidikan-tinggi-di-era-revolusi-industri-4-0/

Diposkan pada TULIP

Tips Ngeblog dari Para Ahli

Tips ngeblog dari Jeff Goins:

  1. Jadilah diri sendiri, tak perlu meniru orang lain.
  2. Sampaikan hal yang benar. Jangan menjerumuskan atau membuat pembaca salah paham, apalagi menipu dengan sengaja.
  3. Jadilah luar biasa dan mencolok.
  4. Sabarlah hingga anda menemukan gaya anda.
  5. Milikilah tema yang jelas, suarakan dengan baik.
  6. Pasanglah Google Analytics, tapi jangan rajin cek statistik blog anda pada bulan-bulan pertama anda blogging.
  7. Pastikan konten anda mudah dibagikan di media sosial (Facebook, twitter, dll).
  8. Ajaklah pembaca anda untuk berdiskusi melalui form komentar.
  9. Jagalah silaturahmi dengan pembaca anda dan blogger lain.
  10. Sesekali mintalah orang lain menulis untuk blog anda.
  11. Buatlah konten yang awet, dapat dibaca kapan saja. Kalau perlu tidak usah tampilkan tanggal pada konten anda.
  12. Tulislah sebanyak 300-1000 kata saja untuk tiap posting blog.
  13. Menulislah dengan tujuan yang jelas, bukan asal banyak kata-kata.
  14. Menulislah dengan yakin, berpihaklah atas suatu hal, dan suarakan dengan lantang. Jika anda terbukti keliru, akuilah.
  15. Tulislah dalam kalimat-kalimat singkat.
  16. Jangan cepat menyerah, tetaplah bertahan menjadi blogger.
  17. Menulislah sesering mungkin, rajinlah menangkap ide, dan terbitkanlah.
  18. Harapkanlah kritik. Saat anda melakukan sesuatu (bahkan ketika anda melakukannya dengan benar) pasti tetap akan ada kritik.
  19. Carilah cara untuk selalu terinspirasi, agar anda dapat menginspirasi orang lain.
  20. Pahamilah bahwa anda hanya bisa membuat konten baru atau menanggapi karya orang lain.
  21. Tulislah untuk pembaca tipe “scanners”. Jangan menunggu mendapat perhatian, raihlah perhatian yang anda perlukan.
  22. Jika anda ingin menjual sesuatu, jangan lupa membuat email list dari pembaca anda.
  23. Berinvestasilah untuk desain web yang menarik.
  24. Bagikan gratis informasi, ide, atau ilmu yang anda miliki.
  25. Lihatlah contoh nyata dari blog para ahli, jangan asal percaya kata mereka.

 

Tips ngeblog dari Garrett Moon:

[1] Berikan kemudahan pada pengunjung untuk membagikan situs anda di media sosial dengan plugin yang tepat.

[2] Buatlah judul posting yang emosional.

[3] Buatlah artikel yang panjang, sekitar 2000 kata, karena Google menyukainya. Artikel anda yang pendek akan mendapatkan manfaat dari tambahan beberapa ratus (bahkan ribu) kata lagi.

[4] Buatlah meta tag yang baik untuk tiap posting anda.

[5] Bagikan kisah anda sendiri yang luar biasa dalam artikel anda.

[6] Bagikan artikel anda di sosial media lebih dari dua kali. Setidaknya segera saat terbit, keesokan harinya, minggu depannya, dan seterusnya. Cocok terutama untuk posting yang evergreen alias bertipe feature yang tidak mudah basi. Jangan lupa untuk memberi narasi pengantar yang berbeda-beda tiap kali anda membagikannya.

[7] Pastikan situs anda dapat dibuka dengan amat cepat.

[8] Optimalkan Social Sharing Buttons yang anda miliki. Biasanya pojok kiri atas adalah tempat terbaik untuk tombol sharing ini.

[9] Jangan membuat sidebar anda terlalu ramai. Pilihlah yang paling penting, singkirkan sisanya.

[10] Tegaskan apa yang anda mau dari pengunjung situs anda.

spesifikasi komputer terbaik 2018

Tips ngeblog dari WordPress:

  • Tulislah secara rutin: mulailah dengan bulanan, mingguan, atau harian, yang penting rutin.
  • Tulislah dengan baik: hindari salah ketik, salah grammar, dan tulisan/paragraf/kalimat yang terlalu panjang.
  • Buatlah blog yang enak dilihat: kecantikan itu relatif, blog yang jelek itu mutlak.
  • Manfaatkan jaringan anda: bagikan dengan wajar ke kenalan anda tulisan anda yang kiranya mereka sukai.
  • Buatlah jaringan baru: ikuti dan komentari blog lain.
  • Pasanglah tag yang tepat: umum dan spesifik, maksimal 15 tag/kategori.
  • Jauhi spamming: berkomentarlah dengan cerdas, jangan hanya satu kata; buatlah ulasan yang mendalam, jangan hanya salinan karya orang.
  • Jangan takut menerbitkan tulisan: kalaupun anda temukan ada yang salah masih bisa diedit lagi, atau malah ditemukan pembaca dan jadi bahan diskusi yang menarik.
  • Banyak baca: baca banyak tulisan untuk memperluas wawasan dan membuat tulisan anda tetap relevan dengan perkembangan zaman, bukannya hanya dipahami oleh penulisnya.
  • Ingatlah tujuan awal anda mulai ngeblog: kadang orang yang ngeblog untuk kepuasan, tanpa mempedulikan jumlah kunjungan, malah mendapat kunjungan berlimpah.
  • Buatlah slug tulisan anda singkat, bermakna, dan mudah dibaca.
  • Buatlah tagline blog yang menarik dan sesuai tema anda.
  • Gunakan kata kunci yang spesifik dalam tulisan anda, tanpa mengulang-ulangnya.
  • Buatlah tulisan baru atau update tulisan anda secara berkala.
  • Tingkatkan kunjungan anda dengan cara-cara cerdas.
  • Jangan membuat situs duplikat.
  • Jangan penuhi tulisan anda dengan tag/kategori/istilah yang tidak relevan.
  • Tidak perlu beli backlink atau tukar-menukar link asal-asalan.
  • Jangan menghabiskan waktu memikirkan SEO, lebih baik gunakan waktu untuk membuat konten yang menarik.
  • Jadilah original, ungkapkan gaya anda.
  • Pelajari dari judul tulisan orang lain yang menurut anda baik.
  • Ingatlah tujuan tulisan anda, usahakan tampak di judulnya.
  • Editlah slug tulisan anda agar tampil baik di mesin pencari atau media sosial.
Diposkan pada biokimia

Mengenal Beasiswa LPDP yang Keren untuk Diburu di 2018

UUD 1945 mengamanahkan bahwa sekurang-kurangnya dua puluh persen Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) adalah untuk fungsi pendidikan. Pemerintah dan DPR RI pada tahun 2010 melalui UU Nomor 2 tahun 2010 tentang APBN-P 2010 menyepakati bahwa sebagian dana dari alokasi dana fungsi pendidikan dalam APBN-P tersebut dijadikan sebagai Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola dengan mekanisme pengelolaan dana abadi (endowment fund) oleh sebuah Badan Layanan Umum (BLU).

 

Pada tahun 2011, Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyepakati bahwa pengelolaan DPPN dan pemanfaatan hasil pengelolaan dana tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan namun pejabat dan pegawainya merupakan gabungan antara pegawai Kementerian Keuangan dan pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

Menteri Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.01/2011 tanggal 28 Desember 2011 menetapkan Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai sebuah lembaga non eselon yang langsung bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Penyantun LPDP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama). Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 18/KMK.05/2012 tanggal 30 Januari 2012, LPDP ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan pola keuangan Badan Layanan Umum.

Visi
Menjadi lembaga pengelola dana terbaik di tingkat regional untuk mempersiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.

Misi

  • Mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia melalui pembiayaan pendidikan.
  • Mendorong riset strategis dan/atau inovatif yang implementatif dan menciptakan nilai tambah melalui pendanaan riset.
  • Menjamin keberlangsungan pendanaan pendidikan bagi generasi berikutnya melalui pengelolaan dana abadi pendidikan yang optimal.
  • Sebagai last resort, mendukung rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam melalui pengelolaan dana cadangan pendidikan.

Tujuan, Fokus & Program LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengarahkan segenap usahanya guna mencetak pemimpin masa depan yang tersebar di berbagai bidang. Pengelolaan dana abadi pendidikan ini bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang sebagai pertanggungjawaban antargenerasi. Selain itu, LPDP juga bertujuan mengantisipasi keperluan rehabilitasi pendidikan yang rusak akibat bencana.

LPDP berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia. Beberapa di antara prioritas yang menjadi fokus LPDP antara lain;

teknik,

sains,

pertanian,

hukum,

ekonomi,

keuangan,

kedokteran,

agama,

sosial-budaya.

Makna Logo
Kuncup bunga cempaka melambangkan fleksibilitas LPDP untuk berkembang sesuai dengan kebutuhan jaman yang dinamis.

Aroma bunga cempaka yang harum melambangkan misi LPDP untuk mengharumkan nama Indonesia dengan cara mencetak sumber daya manusia yang akan menjadi pemimpin bangsa.

Warna jingga dan kuning emas melambangkan semangat, kreatifitas dan dinamika. Warna ini juga mencerminkan budaya LPDP yang penuh perhatian dalam memberikan layanan.

 

Update terakhir 27 Agustus 2016. Sumber:

lpdp.kemenkeu.go.id/profil/sejarah/, lpdp.kemenkeu.go.id/profil/visi-misi-fokus/, lpdp.kemenkeu.go.id/profil/makna-logo/