Posted in Kesehatan, Mata - THT

Catatan Koass Mata

Catatan Koass Mata

Scavenged by Yoseph Leonardo @ 170511. PEPO. FK Unsrat 2003.

Edited by Vera and Yoseph @ 010611.

Tiga bagian konjungtiva: tarsal, bulbi, fornices.

Tiga kondisi visus turun perlahan-mata tidak merah: katarak, glaukoma, retinopati.

Empat media refraksi: kornea, humor akueus, lensa, badan kaca.

Lima lapisan kornea: epitel, membrana Bowman, stroma, membrana Descemet, endotel.

Lima kondisi visus turun mendadak-mata tidak merah: neuritis optik, ablasi retina, kekeruhan dan perdarahan badan kaca, retinopati serosa sentral, uveitis posterior/koroiditis.
mata sebelah
Enam penyebab katarak (kekeruhan lensa): usia, traumatik, penyakit metabolik (diabetik, galaktosemia, hipokalsemia), toksin/obat-obatan, penyakit mata lain (sekunder), kongenital.

Enam klasifikasi morfologis katarak: kapsuler, sub kapsuler, nuklear, kortikal, lamelar, sutura.

Enam klasifikasi kematangan katarak: insipiens, imatur, matur, intumesen, hipermatur, Morgagni.

Enam kondisi mata merah-visus normal-tanpa sekret: pterigium, pseudopterigium, pinguekula, hematoma subkonjungtiva, episkleritis, skleritis.

Tujuh klasifikasi WHO untuk defisiensi vitamin A: rabun senja (Xn), xerosis konjungtiva (X1A),  xerosis konjungtiva dengan bercak Bitot (X1B), xerosis kornea (X2), xerosis kornea dengan ulkus (X3A), keratomalasia (X3B), scar xeroftalmia (Xs).

Tujuh kondisi mata merah-visus turun mendadak: keratitis, ulkus kornea, keratomikosis, glaukoma akut, uveitis, endoftalmitis, panoftalmitis.

Empat stadium pterigium:

I. puncak pada limbus

II. puncak pada kornea (hingga pada 1/2 jarak antara limbus dan pupil)

III. puncak pada kornea (> 1/2 jarak antara limbus dan pupil hingga pada tepi pupil)

IV. puncak melewati pupil

Enam klasifikasi konjungtivitis secara klinis: kataralis, purulenta, folikularis, membranosa, fliktenularis, vernal.

Dua jenis tonometer: aplanasi [misalnya: Goldman, Perkins], indentasi [misalnya: Schiotz].

Dua cara ekskresi akueus humor: trabekular/konvensional (80%), uveoskleral (20%).

Penulis:

Being a PHD

Silahkan berkomentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s